SELAMAT DATANG DI BLOG SYAHID SHIDQI. SEMOGA BERMANFAAT UNTUK ANDA.

Minggu, 04 September 2016

Sistem Operasi

Definisi Sistem Operasi
   Sistem operasi (bahasa Inggris: operating system : OS) adalah komponen pengolah piranti lunak dasar (essential component) tersistem sebagai pengelola sumber daya perangkat keras komputer (hardware), dan menyediakan layanan umum untuk aplikasiperangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.
   Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
   Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer-dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.
Contoh sistem operasi modern adalah LinuxAndroidiOSMac OS X, dan Microsoft Windows.

Fungsi dan Peranan Sistem Operasi
   Salah satu bagian dari komputer yang memiliki tugas sangat penting bahkan ia bisa disebut sebagai nyawa dari komputer itu sendiri adalah sistem operasi. Sistem operasi adalah perangkat yang memiliki fungsi yang sangat besar terhadap berjalannya sebuah perangkat komputer. Pada dasarnya, fungsi sistem operasi secara garis besar adalah menghubungkan seluruh perangkat baik dari perangkat keras maupun perangkat lunak. Akan tetapi, ada beberapa fungsi dan peranan yang lebih rinci yang akan saya jelaskan. Berikut beberapa fungsi dan peranan sistem operasi;
  • Kernel
   Sistem operasi memiliki peranan sebagai kernel dalam perangkat komputer. Kernel adalah program yang tidak pernah berhenti selama komputer digunakan. Hal ini yang bisa menjaga komputer tetap bisa anda gunakan.
  • Guardian
   Seperti arti kata Guardian itu sendiri, sistem operasi ini memiliki sifat layaknya penjaga. Ia bertugas sebagai penyedia kontrol akses yang melindungi file dan selalu memberikan pengawasan pada proses pembacaan, penulisan, atau pun eksekusi program maupun data.
  • Gatekeeper
   Ia bertugas pula sebagai penjaga gerbang, artinya ia memiliki kewenangan untuk melarang atau pun memperbolehkan siapa pun yang hendak masuk ke dalam operasi. Hal ini membuat komputer anda lebih awet dan lebih rapi.
  • Optimizer
   Ia bertugas sebagai pemaksimalan fungsi hardware sehingga para pengguna bisa menggunakannya dengan nyaman.
  • Program controller.
   Sistem operasi juga memiliki tugas dan peranan sebagai program yang mengontrol jalannya program lain.
  • Server.
   Ia bertugas sebagai penyedia layanan bagi para penggunanya. Hal itu termasuk layanan eksplisit maupun implisit. Seperti misalnya, mekanisme fil dan lain sebagainya.
  • Sistem Resources Management.
   Ini berarti bahwa sistem operasi tersebut juga memiliki peranan sebagai pengatur atau pengelola seluruh sumber daya dari sistem komputer itu sendiri.
  • Virtual Machine.
   Yang dimaksud dengan memiliki fungsi Virtual Machine adalah bahwa sistem operasi ini memiliki wewenang untuk menyembunyikan kompleksitas pemograman sehingga yang muncul di muka pengguna lebih sederhana.

Sistem Operasi (Open Source & Close Source)
   Sistem operasi (Operation System) adalah perangkat lunak (software) yang mengatur semua sumber daya dalam komputer. Sumber daya ini dapat berupa perangkat keras (hardware) maupun program aplikasi.

Ada 2 macam sistem operasi :



1.Open source

   Open source adalah perangkat lunak dimana kode program terbuka dan disediakan oleh pengembangnya secara umum agar dapat dipelajari, diubah atau dikembangkan lebih lanjut dan disebar luaskan. Jika ada pembuat perangkat lunak yang tidak mengizinkan kode programnya diubah atau dimodifikasi, maka bukanlah disebut sebagai open source walaupun kode program dari perangkat lunak tersebut tersedia.

   Open source (kode program terbuka) dipopulerkan tahun 1998. Sejarah perangkat lunak open source lahir sejak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford, Berkeley, Carnegie Mellon, dan MIT pada tahun 1960-an dan 1970-an.Sistem operasi open source dinggap menguntungkan, khususnya oleh para pengguna open source. Beberapa keuntungan dan kerugian dari open source :

Keuntungan

1.      Banyak tenaga (SDM) yang berperan mengerjakan proyek
2.      Kesalahan (bugs, error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
3.      Kualitas hasil lebih terjamin karena komunitas melakukan evaluasi
4.      Lebih aman
5.      Hemat biaya
6.      Tidak mengulangi development

Kekurangan

1.      Kurangnya SDM yang dapat memanfaatkan open source
2.      Tidak adanya proteksi terhadap HAKI

Contoh Sistem operasi yang termasuk Open Source adalah

·         Linux:Ubuntu, Red Hat,  Mandriva, CentOS, Fedora, Blankon, OpenSUSE, Clear OS
Open BSD dan Free BSD
·         Open Solaris dan Solaris
·         Android


2. Close Source

   Close Source adalah Sistem operasi yang codenya tidak dibuka untuk umum, pemilik code yang close source bisa membagi source codenya melalui lisensi dengan gratis maupun membayar. meskipun gratis, lisensi tertentu bisa membuat sebuah sistem operasi tidak sepenuhnya open source. Misalnya jika lisensi tersebut ada larangan untuk memodifikasi code, maka sistem operasi ini tidak open source.

Keuntungan Closed Source

1.      Kestabilan sistem terjamin karena ada penangung jawab resmi.
2.      Support langsung dari pemilik aplikasi /program.
3.      Mudah mendapatkan sertifikasi.
4.      Lebih mudah digunakan / dipelajari / dipahami karena mayoritas pengguna menggunakannya ( pada daerah tertentu ).

Kekurangan Close Source

1.      Tidak ada support khusus / langsung dari pembuat (developer).
2.      Celah yang terbuka, bisa dimanfaatkan untuk pengambilan informasi.
3.      Sosialisasi pemakaian, agak sulit, karena umumnya pengguna menggunakan close source (e.g.Windows),hanya pada daerah tertentu).
4.      Sulit untuk mendapatkan sertifikasi.
5.      Adanya lisensi yang mengharuskan pengguna untuk menyediakan dana /financial.
6.      Pengembangan terbatas.
7.      Diperlukan antivirus.
8.      Aplikasi umumnya tersedia berbayar.
9.      Deteksi kelemahan aplikasi menunggu feedback dari pengguna.

Contoh Sistem operasi yang termasuk Close Source adalah


·         Microsoft Windows

Perkembangan Sistem Operasi

  Menurut Tanebaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam lima generasi.

a) Generasi Awal (1945-1955)

  Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung oleh pengguna.

b) Generasi Kedua (1955-1965)

   Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS

c) Generasi Ketiga (1965-1980)

   Sistem operasi pada generasi ini dikembangkan untuk melayani banyak pemakai, dimana para pemakai berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer. Sistem operasi menjadi multi-user (digunakan oleh banyak pengguna sekaligus), multi-programming (melayani banyak program sekaligus) dan multi tasking (melayani banyak tugas dan pekerjaan / Batch Processing System)

d) Generasi Keempat (1980 – 2000-an)

   Pada masa ini sistem operasi telah menggunakan Graphical User Interface(GUI) yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman dan mudah digunakan. Pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar (distributed computer) dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

e) Generasi Selanjutnya

   Pada generasi ini diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi dan Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti: PDA, Poket PC, Laptop, Notebook dan NetBook. Sistem Operasi jaringan virtual juga berkembang, sehingga dalam satu jaringan hanya diinstal satu buah Sistem Operasi pada perangkat Server.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar